Entradas populares

Toxoplasma gondii "musuh dalam selimut"

Kerajaan:Protista
Filum:Apicomplexa
Kelas:Conoidasida
Upakelas:Coccidiasina
Ordo:Eucoccidiorida
Famili:Sarcocystidae
Genus:Toxoplasma
Spesies:T. gondii

Toxoplasma gondii adalah spesies protozoa parasit pada genus Toxoplasma. T. gondii menyerang kucing, tetapi parasit dapat dibawa oleh semua mamalia. T. gondii menyebabkan penyakit toksoplasmosis.
Toxoplasmosis adalah penyakit yang disebabkan infeksi parasit Toxoplasma gondii ( T. gondii ) yaitu suatu mikroorganisme patogen yang termasuk golongan Protozoa. Parasit ini dapat ditemukan secara kosmopolit tersebar di segala penjuru dunia baik di negara tropis, subtropis maupun negara beriklim dingin. Prevalensi toxoplasmosis di beberapa daerah di Indonesia bervariasi antara 2 -51 %. Manusia dapat terinfeksi Toxoplasma melalui makanan / daging atau sayuran yang terkontaminasi parasit atau dengan cara transplasental dari ibu hamil kepada janin dalam kandungan. Walaupun bersifat patogen, T. gondii tidak selalu menyebabkan keadaan patologik pada hospesnya. Penderita dengan kekebalan tubuh yang kuat apabila terinfeksi T. gondii pada umumnya tidak mengalami keadaan patologik yang nyata walaupun pada beberapa kasus dapat juga mengalami pembesaran kelenjar limfe, rasa lelah yang berlebihan, miokarditis akut, miositis hingga radang otak Toxoplasmosis akan memberikan kelainan yang nyata pada penderita yang mengalami penurunan imunitas yang berat seperti halnya penyakit keganasan, terinfeksi HIV-AIDS atau penderita yang mendapatkan obat imunosupresan karena T. gondii akan dapat berkembang biak secara cepat tanpa dapat dikendalikan oleh kekebalan tubuh hospes. Manifestasi toxoplasmosis yang lebih serius adalah apabila infeksi terjadi pada masa kehamilan dimana parasit dapat masuk kedalam tubuh janin melalui plasenta Janin yang tentunya belum mempunyai kekebalan yang cukup akan dengan mudah terinfeksi parasit dengan akibat terjadinya abortus, lahir mati, lahir hidup dengan hidro atau mikrosefalus, gangguan motorik, kerusakan retina dan otak serta tanda-tanda kelainan jiwa Penanggulangan toxoplasmosis memerlukan pendekatan secara menyeluruh dengan memperhatikan faktor hopes dan parasitnya sendiri. Salah satu faktor hospes yang penting untuk menghadapi infeksi Toxoplasma adalah faktor imunitas. Imunitas yang kuat merupakan proteksi terhadap infeksi T. gondii karena parasit ini tidak akan menyebabkan kelainan yang serius pada hospes dengan status imun yang baik. Oleh karena itu, pemahaman aspek mekanisme imunitas yang bersifat protektif terhadap T gondii perlu diperdalam agar dapat memberikan terapi kuratif maupun preventif yang lebih baik kepada penderita toxoplasmosis. Selain itu, aspek biologik parasit terutama morfologi, siklus hidup dan cara penularan serta epidemiologi T. gondii harus dikuasai dengan baik agar lebih tepat untuk melakukan penanggulangan toxoplasmosis.

Toxoplasma gondii bisa menginfeksi semua sel yang memiliki inti sel. Sel yang paling sering diserang Toxoplasma gondii adalah Sel saraf dan sel Retikulo endothelial (Sel pada kelenjar Limfa)..
Infeksi Toxoplasma gondii di sel saraf Otak pada Janin dalam kandungan bisa merusak Otak janin dan menyebabkan kelainan mental serta gangguan karena kerusakan otak lainnya..
Pada manusia Dewasa sehat, Toxoplasma gondii yang masuk ke tubuh kita akan dibasmi oleh daya tahan tubuh Kita. Namun, Infeksi Toxoplasma gondii di sel saraf Otak mereka dengan penurunan daya tahan tubuh seperti pada penderita HIV/AIDS, bisa menyebabkan Radang Otak hebat yang sangat mematikan..
Toxoplasma gondii bisa menyerang manusia dan semua hewan berdarah panas terutama burung, ayam dan sejenisnya serta Hewan berkaki empat seperti sapi, kambing, kerbau, domba dll..
Namun, Satu-satunya hewan yang bisa menularkan Toxoplasma gondii adalah Kucing..
Usus Kucing merupakan tempat berkembang biak dan menghasilkan telur (Oocyst) untuk Toxoplasma gondii..
Bila kucing memakan Toxoplasma gondii, baik dalam bentuk Telur (oocyst) maupun bentuk lain (umumnyanya akibat kucing makan daging Tikus atau burung yang mengandung TOXO), Toxoplasma gondii di dalam usus kucing akan berkembang biak dan menghasilkan telur TOXO, Telur TOXO yang dihasilkan ini akan ikut keluar bersama kotoran kucing..
Telur Toxoplasma gondii (Oocyst) di kotoran Kucing yang ada di tanah inilah yang bisa menularkan Toxo ke Manusia dan hewan lainnya..

Referensi : Ryan KJ, Ray CG (eds) (2004). Sherris Medical Microbiology (ed. 4th ed.). McGraw Hill. hlm. 722–7.

¡Compártelo!

0 komentar:

Posting Komentar

Buscar

 

About

All About Medical Analist Copyright © 2011 | Tema diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger